 | |
Sayuran :
Yang dipakai biasanya sawi hijau atau kol. Sebagai variasi gunakan pakcoi, kangkung, taoge, daun melinjo, wortel, sukini, brokoli, dan paprika. Apapun jenis sayuran yang Anda pilih, pastikan sayuran dalam keadaan segar. Untuk sayuran daun seperti kangkung, daun melinjo, sawi, pakcoi, pilih yang warnanya hijau segar. Untuk sayuran umbi seperti wortel, pilih yang muda agar tidak berserat. Potong atau iris sayuran dengan bentuk yang bervariasi, sayuran daun biasanya diiris tipis, wortel atau sukini dapat diiris batang korek api, serong atau bulat tipis.
Daging, unggas dan seafood :
Umumnya digunakan daging sapi, ayam, atau udang. Daging ayam atau sapi bisa dicincang, dipotong dadu atau diiris lebar tipis, udang bisa dibiarkan utuh atau dicincang kasar. Cumi-cumi yang besar di-belah dua lalu dikerat-kerat, yang kecil diiris bulat, atau daging ikan kakap yang dipotong dadu. Untuk menciptakan cita rasa baru, tidak ada salahnya memanfaatkan sisa masakan seperti bebek panggang, kambing guling, semur daging, ikan/cumi-cumi asam manis, atau masakan lain yang ada di rumah.
Saus dan bumbu :
Banyak saus dan bumbu yang dapat Anda manfaatkan, agar cita rasa mi tidak membosankan. Bisa memanfaatkan saus siap pakai yang banyak dijual di pasar swalayan atau pasar tradisional seperti saus tiram, taoco, saus sukiyaki, saus hoisin. Bisa juga membuat ramuan saus sendiri sesuai selera Anda, misalnya gabungan kecap manis, saus tiram dan saus tomat/saus cabai. Bumbu pun, tidak terbatas pada bumbu standard seperti bawang putih dan daun bawang. Tambahkan bumbu siap pakai atau buatan sendiri, seperti bumbu kari/gulai, bumbu satai, atau bumbu rendang untuk membuat mi goreng atau mi rebus.