| Nama | : Vera Aprileni |
| Umur | : tahun |
| Berat Badan Awal | : kg |
| Berat Badan Sekarang | : kg |
| Tinggi Badan | : 175 cm |
| Pekerjaan | : Asisten Marketing Manager Hard Rock Cafe |
Yang dialami :
Berat badannya memang sudah tergolong ideal, la pun sebetulnya cukup rajin berolahraga yang sifatnya aerobik yaitu jogging dan renang. Tapi ia merasa tubuhnya sekadar langsing, kurang kencang dan berotot, selain itu staminanya mudah melorot. Gaya hidupnya memang bisa dibilang tidak sehat, dengan pola makan lebih tinggi karbohidrat seperti mie ayam, siomay, nasi goreng, jajanan gorengan, dan perokok berat. Tuntutan bekerja lembur juga membuatnya mudah lelah. Flu pun sering mengganggunya.
Langkah pertama yang dilakukan :
Kepindahan kantornya ke sebuah pusat perbelanjaan yang cuma berjarak beberapa langkah saja dari fitness center membuatnya termotivasi untuk segera mendaftarkan diri. Perlu usaha baginya untuk rajin latihan dan berkonsultasi pada trainer di sana."Dari trainer di sana aku banyak belajar tentang pola makan yang benar, gaya hidup yang lebih sehat, dan cara berlatih yang tepat tentunya. Dulu aku paling takut latihan beban karena takut badan jadi besar dan kekar, tapi sekarang aku tahu latihan beban bagus banget untuk mengencangkan badan, membentuk postur yang lebih tegap, dan mencegah osteoporosis." Berkat nasehat seorang instruktur ia pun berhenti merokok, hanya seminggu setelah mulai rajin kegym.
Motivasi :
"Tujuanku bukan menurunkan berat badan, tapi aku ingin badanku lebih sehat. Lebih fit."
Program yang dijalani :
Seminggu empat kali Vera pergi ke gym biasanya sepulang kantor. "Biasanya aku mulai dengan lari di treadmill untuk kardio Selama 15 menit, disusul weight training Selama 45 menit, dan diakhiri dengan kardio lagi 30 menit. Kadang-kadang aku ikut kelas RPM, Body Pump atau Body Combat. Kalau badanku pegal-pegal aku suka ikutan Body Balance, gerakan mirip yoga tapi lebih banyak gerakan stretching. Tapi kalau nggak ada waktu aku hanya sit-up dan push-up di rumah."
Pola makannya pun kini ikutan berubah. "Pagi, sarapan oatmeal, jam 10 makan buah, siang makan nasi dari beras merah dan lauk pauk. Malamnya paling daging sama sayuran atau kalau nggak lapar makan buah atau jus. Minum susu juga. Sekarang aku juga minum vitamin E tiap hari."
Obsesi :
Latihan beban berhasil membentuk tubuhnya. Perutnya pun ’rata’. Ukuran baju yang biasanya L, berubah jadi M. Tapi bukan berarti ia mengurangi kebiasaannya berolahraga. Kini olahraga sudah menjadi kebutuhan. "Aku mau kebiasaan sehat ini bisa terus aku jalani."
Kunci sukses :
Niat. Kalau niat kita sudah kuat, aku yakin apa yang aku mau lakukan akan berhasil."
|